Masuk

Ingat Saya

Damailah Generasi Muda Indonesiaku

Perdamaian harusnua bukanlah hal yang sulit untuk diciptakan asalkan benih damai itu ada dalam diri sendiri. Memulai perdamaian dari diri sendiri maka dengan mudahnya untuk diteruskan kesekitar lingkungan bahkan menuju ke perdamaian dunia. Saat ini, banyaknya kepentingan politik, sosial, dan ekonomi telah memecah belah perdamaian. Seluruh penjuru dunia tengah mengalami krisis perdamaian seolah ditindih dengan kekuasaan. Siapa yang hendak disalahkan? Haruskah kita menyalahkan pemerintahan pemegang tahta? Ataukah salah kita karena tidak melakukan apa-apa untuk mewujudkan?

Dewasa ini kemajuan teknologi khususnya informasi telah membantu dan memudahkan individu dalam berinteraksi dengan individu lain dibelahan dunia lain. Harusnya kemajuan ini memberikan banyak dampak positif disemua bidang kehidupan. Diantaranya menambah wawasan, memperluas jaringan, dan banyak lagi. Perkembangan teknologi berbasis inernet disektor media massa khususny new media seperti facebook, twitter, youtube, instagram, path, askfm dan banyak lainnya mulai digandrunhi oleh remaja diseluruh dunia termasuk di Indonesia.

Mudahnya mengakses internet saat ini memberikan lampu hijau untuk para remaja untuk berseluncur di new media. Hanya dengan sebuah smartphone seseorang sudah bisa menjelajahi sesisi dunia. Menjadi kebanggaan jika semua itu membantu generasi muda di Indonesia menjadi generasi yang sadar akan pengetahuan namun yang terjadi saat ini malah sebaliknya, new media tadi menjadi media yang membodohi generasi muda. Para remaja mudah untuk sihasut oleh kelompok-kelompok radikal yang ingin menghancurkan dan memecah belah perdamaian di dunia.

Dimulai dengan hal kecil seperti komentar-komentar negatif yang saling dilontarkan oleh sesama pengguna new media khususnya media sosial yang kemudian menjadi pemulai kericuhan. Menyedihkan, bahkan remaja di bumi aceh yang kaya akan budaya dan kuat akan aqidah agama islam bisa digoyahkan oleh kelompok teroris pemecah perdamaian. Apa yang harus dilakukan untuk mencegah hal tersebut? Haruskah kita menjauhkan teknologi dari kehidupan agar menjaga generasi muda yang kelak akan menjadi agent pencipta kedamaian di dunia ini.
Semoga kelak muncul dihati masing-masing individu untuk menciptakan perdamaian tanpa mengedepankan kepentingan politik, sosial dan ekonomi tapi mengedepankan samai dan hak asasi setiap manusia untuk memperoleh kedamaian. #PortalDamai

inong
Dengan